Diklat Fungsional Guru Kimia

Peserta Diklat Fungsional Guru Kimia di Balai Diklat Keagamaan Makassar

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tahun 2019

Tim Peserta KSM Tingkat Propinsi Sulawesi Selatan dari MAN Sidenreng Rappang

17 May 2023

KIMIA KELAS XI "SOAL LATIHAN pH ASAM BASA, HIDROLISIS GARAM, DAN LARUTAN PENYANGGA

Kerjakan soal-soal berikut sebagai latihan untuk menguasai materi tentang "pH Asam Basa, Garam Terhidrolisis dan Larutan Penyangga". Nilai yang diperoleh dapat dilihat langsung dengan mengklik "lihat skor"

Silakan tulis saran dan pertanyaan di kolom komentar pada bagian bawah postingan ini.


09 February 2023

SENYAWA ASAM KARBOKSILAT DAN ESTER

1. Asam Alkanoat
Asam alkanoat, yang memiliki nama trivial asam karboksilat adalah sekelompok asam organik alifatik yang memiliki gugus karboksil (dilambangkan dengan gugus -COOH). Semua asam alkanoat adalah asam lemah. Dalam pelarut berair, beberapa molekul terionisasi dengan melepaskan atom hidrogen dan menjadi ion H+.

Asam alkanoat atau asam karboksilat dapat memiliki lebih dari satu gugus fungsi. Asam karboksilat dengan dua gugus karboksil disebut asam dikarboksilat (asam alkanadioat), asam karboksilat dengan tiga disebut asam trikarboksilat (asam alkanadioat), dan seterusnya.

Sifat Asam Karboksilat
Asam karboksilat yang memiliki rantai pendek (1 - 5 atom karbon) larut dalam air (bersifat polar), sedangkan rantai yang lebih panjang kurang larut karena sifat hidrofobik dari rantai alkil. Asam karboksilat rantai yang lebih panjang cenderung larut dalam pelarut yang kurang polar seperti eter dan alkohol. Asam karboksilat cenderung memiliki titik didih yang lebih tinggi daripada air. Hal ini disebabkan karena luas permukaan yang besar dan kecenderungan molekul untuk membentuk dimer yang stabil. Asam karboksilat juga memiliki bau yang menyengat, misalnya asam asetat pada cuka dan bau tengik mentega yang mengandung asam butanoat.

Tata Nama Asam Karboksilat
Penamaan asam karboksilat menurut tata nama IUPAC, yaitu (1) tentukan rantai karbon (C) terpanjang yang melalui gugus fungsi -COOH, lalu berikan nama seperti nama alkananya dengan cara mengganti akhiran "a" menjadi akhiran "oat" dan namanya selalu diawali dengan kata "asam". (2) Jika rantai utama tersebut mengikat gugus alkil sebagai cabang, maka penomorannya selalu dimulai dari gugus -COOH.
Contoh:

Penamaan asam karboksilat menurut tata nama trivial biasanya diambil dari nama asal asam tersebut, misalnya HCOOH disebut asam semut atau asam format (asam formiat) karena ditemukan pada semut (formika = semut), C3H7COOH disebut asam butirat karena ditemukan pada mentega (butyrum  = mentega).

2. Ester
Ester, yang merupakan isomer gugus fungsi dari senyawa asam karboksilat adalah senyawa organik yang dibentuk dengan mengganti satu atau lebih atom hidrogen pada gugus karboksil dengan gugus organik (umumnya disebut gugus R'). Asam oksi adalah asam yang molekulnya memiliki gugus -OH yang hidrogen (H)-nya dapat diubah menjadi ion H+.

Sifat Ester
Ester suku rendah memiliki sifat yang mudah menguap dan memberikan bau yang tajam (harum). Semakin panjang rantai atom karbonnya, maka semakin tinggi pula titik didihnya. Ester suku tinggi bersifat hidrofobik sehingga sukar larut dalam air, namun mudah larut dalam eter atau karbon disulfida (CS2). 

Tata Nama Ester
Tata nama ester menurut IUPAC adalah alkil alkanoat. Ester diberi nama mirip dengan asam karboksilat yaitu awalan "asam" diganti dengan nama gugus alkil yang diikat.
Contoh:

Untuk mengetahui tingkat penguasaan materi tentang asam karboksilat dan Ester, berikut adalah soal latihan tentang materi yang telah dibahas tersebut dalam bentuk google formulir. Silakan isikan data yang diminta dan masukkan password (mansidrap) untuk lanjut, nilai yang diperoleh dapat langsung dilihat setelah jawaban dikirim.

05 February 2023

SENYAWA ALKANAL DAN ALKANON

1. Alkanal (Aldehida)

Alkanal, yang mempunyai nama trivial aldehida merupakan senyawa organik yang memiliki gugus fungsi karbonil (- CO -) yang terikat pada rantai karbon di satu ujung dan atom hidrogen di ujung lainnya. Gugus ini juga dikenal sebagai gugus aldehida (aldehida juga merupakan nama gugus fungsi). Contoh senyawa yang paling terkenal dalam kelompok ini adalah metanal, lebih dikenal sebagai formaldehida atau formalin.
Alkanal atau aldehida mempunyai gugus fungsi -CHO dan rumus molekul CnH2nO:
atau R - CHO.




Sifat Senyawa Alkanal (Aldehida)
Sifat fisis senyawa aldehida antara lain: pada suhu kamar berwujud gas dan suku yang lebih tinggi akan berwujud cair; titik didih dan titik leleh lebih rendah dibandingkan dengan senyawa alkohol pada jumlah atom C yang sama. Senyawa aldehida merupakan senyawa polar dan kelarutannya semakin berkurang dengan bertambahnya jumlah atom C.

Sifat kimia senyawa aldehida antara lain: antar senyawanya tidak membentuk ikatan hidrogen; lebih reaktif dibandingkan dengan senyawa keton; uji identifikasi senyawa aldehida dengan pereaksi Fehling akan menghasilkan endapan merah bata, sedangkan reaksi identifikasinya dengan pereaksi Tollens akan menghasilkan cermin perak.

Tata Nama Alkanal (Aldehida)
Penamaan senyawa alkanal menurut tata nama IUPAC, yaitu (1) tentukan rantai karbon (C) terpanjang sebagai rantai utama, (2) penomoran selalu dimulai dari gugus fungsi - CHO, (3) pemberian nama dimulai dengan nama cabang-cabang yang disusun secara berurutan menurut abjad, kemudian nama rantai pokok, dan (4) nama senyawa alkanal sesuai rantai utama (atom C terpanjang) menggunakan nama alkana sesuai jumlah atom C-nya dan akhiran "a" diganti dengan akhiran "al".  Sedangkan tata nama Trivial-nya yaitu dengan menyebutkan gugus alkil (R) diikuti kata "aldehida".

Contoh nama IUPAC senyawa alkanal:



 






Contoh nama trivial senyawa aldehida:




2. Alkanon (Keton)

Alkanon (keton) merupakan senyawa yang berisomer gugus fungsi dengan alkanal (aldehida) mempunyai gugus fungsi yang dicirikan oleh gugus fungsi karbonil (C=O) yang terhubung dengan dua atom karbon atau senyawa kimia yang mengandung gugus karbonil. Senyawa karbonil yang terikat pada dua karbon membedakan keton dari asam karboksilat, aldehida, ester, amida, dan senyawa lain yang mengandung oksigen. Ikatan rangkap dengan gugus karbonil membedakan keton dari alkohol dan eter. Keton paling sederhana adalah aseton (secara sistematis dinamai 2-propanon).

Sifat Senyawa Alkanon (Keton)
Sifat fisik alkanon (keton) antara lain: keton suku tinggi berwujud padat, keton suku sedang adalah zat cair yang sukar larut dalam air, sedangkan keton suku rendah merupakan zat cair yang mudah larut dalam dan berbau tajam. Cairan propanon, yang lebih dikenal sebagai aseton, mudah menguap dan beracun serta dapat menyebabkan gangguan saraf. Sifat kimia alkanon (keton) antara lain: keton tidak dapat dioksidasi oleh pereaksi Tollens dan pereaksi Fehling, sehingga sifat ini digunakan untuk reaksi identifikasi senyawa keton dan aldehida. Reaksi reduksi pada senyawa keton akan menghasilkan alkohol sekunder. Reaksi keton dengan pereaksi Grignard (R" - Mg - X) menghasilkan garam magnesium dan bila dihidrolisis menghasilkan alkohol tersier.

 Tata Nama Alkanon (Keton)
 Penamaan senyawa alkanon menurut tata nama IUPAC sesuai dengan nama alkananya. Akhiran "a" pada alkana tersebut diganti dengan akhiran "on". Rantai atom C terpanjang (rantai utama) alkanon harus melalui gugus karbonilnya yang diberi nomor dengan angka sekecil mungkin. Aturan selanjutnya, seperti dengan aturan tata nama pada senyawa alkohol.
Contoh penamaan senyawa alkanon menurut IUPAC:


Contoh penamaan senyawa keton berdasarkan cara trivial:

Untuk mengetahui tingkat penguasaan materi tentang senyawa alkanal dan alkanon, berikut adalah soal latihan tentang materi yang telah dibahas tersebut dalam bentuk google formulir. Silakan isikan data yang diminta dan masukkan password (mansidrap) untuk lanjut, nilai yang diperoleh dapat langsung dilihat setelah jawaban dikirim. 

26 January 2023

SENYAWA ALKOHOL DAN ETER

Alkohol dan eter merupakan senyawa yang berisomer fungsi karena mempunyai rumus umum yang sama yaitu CnH2n+2O, tetapi keduanya memiliki gugus fungsi yang berbeda. Gugus fungsi alkohol adalah gugus hidroksil (-OH) , sedangkan gugus fungsi  eter adalah -O-. Perbedaan gugus fungsi kedua senyawa tersebut menyebabkan kedua sifat senyawa tersebut berbeda pula.  Adanya gugus fungsi -OH pada alkohol menyebabkan alkohol bersifat polar dan berikatan hidrogen.

ALKOHOL 70% adalah cairan yang digunakan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme atau dikenal sebagai zat antiseptik, juga untuk membersihkan luka dan membersihkan peralatan medis. Salah satu jenis alkohol adalah etanol. Etanol banyak digunakan sebagai pelarut organik dan juga sebagai bahan baku dasar dalam industri pewarna, kosmetik, bahan bakar dan obat sintetik. Meskipun alkohol etanol jenis ini digunakan sebagai bahan minuman, bukan berarti aman bagi tubuh manusia. Salah satu dampak dari meminum alkohol adalah sistem kerja alkohol, yang dapat membuat ketagihan dan menyebabkan kerusakan pada organ tubuh.

Anestesi atau obat bius digunakan untuk berbagai keperluan dalam dunia medis. Apakah Anda tahu apa komponen kimia dari anestesi? Eter adalah salah satu senyawa kimia yang ditemukan dalam anestesi. Jadi apa itu senyawa eter? Apa sifat yang dimiliki senyawa ini?

Untuk mengetahui lebih jauh tentang alkohol dan eter, mari simak pembahasan tentang senyawa alkohol dan eter yang dikutip dari Sumber: Ari Harnanto dan Ruminten, 2009. Buku Kimia 3 untuk SMA/MA Kelas XII. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Untuk mengetahui tingkat penguasaan materi tentang Alkohol dan Eter, silakan Ananda menjawab soal latihan berikut:

 

24 January 2023

CARA MEMBUAT AKUN SISWA SNPMB 2024

SNPMB (Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru) adalah tata cara penerimaan mahasiswa baru ke perguruan tinggi negeri (PTN) pada program studi D3, D4 (program studi terapan) dan S1. SNPMB dibagi menjadi Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). SNPMB Jalur SNBP merupakan seleksi penerimaan mahasiswa berdasarkan prestasi akademik (nilai rapor semester 1-5) dan/atau prestasi non akademik.

Calon peserta SNPMB jalur SNBP dan SNBT wajib memiliki akun SNPMB untuk mendaftar SNBP dan SNBT. Mulai Senin, 8 Januari 2024 waktu bagi sekolah dan siswa calon peserta SNBP untuk membuat akun SNPMB dan batas akhir pendaftaran adalah 9 Februari 2024 untuk sekolah dan 15 Februari 2024 untuk siswa.

Tata Cara Pendaftaran Akun Siswa SNPMB 2024

Tahapan pembuatan akun SNBP 2024 untuk siswa adalah sebagai berikut:

1. Buka website atau portal Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/



2. Klik Daftar




3. Terlihat dua pilihan yang meliputi Siswa dan Sekolah. Jika mendaftar atas nama sekolah maka klik Sekolah. Apabila mendaftar sebagai nama siswa maka klik Siswa.

4. Masukkan data yang diminta oleh sistem situs SNPMB

  • Masukkan NISN Anda, dan NPSN madrasah (bisa digoogling) (40319616, MAN Sidrap), dan Tanggal Lahir (format: yyyy-mm-dd), kemudian klik Selanjutnya

  • Maka akan muncul nama siswa yang sesuai dengan NISN dan nama madrasah sesuai NPSN. Selanjutnya masukkan email yang aktif (disarankan email menggunakan Gmail), konfirmasi email, dan centang kotak pernyataan, lalu klik Submit. (Catatan: pastikan email yang dimasukkan email aktif dan bisa dibuka)

  • Maka akun SNPMB tersebut telah terdaftar, selanjutnya buka email untuk melakukan aktivasi akun

  • Selanjutnya lakukan Aktivasi Akun melalui email yang telah didaftarkan

  • Selanjutnya akan muncul permintaan untuk membuat password baru untuk login ke akun yang kita buat sesuai dengan beberapa persyaratan yang diminta. Lalu klik Aktivasi.

  • Setelah berhasil diaktivasi, kita bisa login akun SNPMB yang telah kita buat.

  • Selanjutnya silakan login menggunakan email dan password yang telah dibuat untuk melakukan Verval (Verifikasi dan validasi data siswa) dengan melengkapi seluruh data yang diminta.
  • Setelah data yang diminta terisi semua dengan benar, maka kita tinggal menunggu waktu untuk melakukan Simpan permanen yang baru bisa dilakukan mulai tanggal 10 Februari 2024. 

&&& SELAMAT BERJUANG, SUKSES SELALU &&&





22 January 2023

TES POTENSI SKOLASTIK (TPS)

TES POTENSI SKOLASTIK (TPS)

Tes Potensi Skolastik (TPS) tentu menjadi sebuah bentuk tes yang "asing" bagi Ananda yang akan menempuh ujian masuk perguruan tinggi negeri jika tidak terbiasa mengerjakan soal-soal TPS. Oleh karena itu melalui tulisan ini semoga bisa menambah wawasan tentang apa itu Tes PotensinSkolastik.

Bagi Ananda yang sudah duduk di kelas XII SMA/MA sederajat tentu harus sedini mungkin berpikir bahwa setelah lulus SMA/MA saya mau lanjut kuliah kemana? atau Ananda yang tahun sebelumnya gagal menembus perguruan tinggi negeri (PTN) impian? Persiapan apa saja yang sudah Ananda lakukan untuk bersaing dengan lulusan dari SMA/MA yang lain untuk masuk perguruan tinggi negeri impian? Karena tanpa persiapan yang matang dari awal tentu hasil yang diharapkan tidak bisa  tercapai dengan maksimal. 

Ada 3 jalur masuk yang bisa ditempuh untuk menembus PTN yang diimpikan yaitu:
  1. Jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) berdasarkan nilai rapor semester  1 - 5 dengan kuota minimum 20%
  2. Jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) melalui Ujian Tulis  Berbasis Komputer (UTBK) dengan kuota minimum 40%
  3. Jalur Mandiri dengan kuota maksimum 30%
Menurut situs LTMPT.ac.id, Kelompok ujian pada UTBK dibagi menjadi 3 (tiga) sebagai berikut.
  1. Kelompok Ujian Sains dan Teknologi (Saintek) dengan materi ujian TPS dan TKA Saintek (Matematika Saintek, Fisika, Kimia, dan Biologi).
  2. Kelompok Ujian Sosial dan Humaniora (Soshum) dengan materi ujian TPS dan TKA Soshum (Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi).
  3. Kelompok Ujian Campuran (Saintek dan Soshum) dengan materi ujian TPS, TKA Saintek, dan TKA Soshum.
Tes Potensi Skolastik (TPS) merupakan suatu bentuk tes untuk mengukur kemampuan kognitif, yaitu kemampuan penalaran dan pemahaman umum sebagai syarat untuk melanjukan pendidikan di sekolah formal, khususnya di perguruan tinggi. Kemampuan ini mencakup kemampuan penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, dan kemampuan untuk memahami bacaan dan menulis.

Pernahkah Ananda membaca dan mempelajari jenis-jenis soal TPS UTBK dalam SBMPTN? Hal ini penting untuk mengasah kemampuan Ananda dan perlu banyak latihan. Pada TPS UTBK ada 4 sub bagian yang harus Ananda pahami yaitu:
  1. Tes Potensi Skolastik - Penalaran Umum meliputi kesesuaian pernyataan, simpulan logis, dan penalaran analitik.
  2. Tes Potensi Skolastik - Pemahaman Bacaan meliputi pemahaman isi bacaan dan penalaran kebahasaan
  3. Tes Potensi Skolastik - Pengetahuan Umum meliputi pemahaman tentang Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris
  4. Tes Potensi Skolastik - Pengetahuan Kuantitatif meliputi soal pilihan ganda berupa logika dan matematika dasar, soal pilihan (1), (2), (3), dan (4), soal analisis perbandingan dua nilai, dan analisis kecukupan data.
Berikut ini beberapa paket soal TPS sebagai persiapan menghadapi UTBK pada saat SBMPTN:

>>> TAMPILAN PAKET SOAL TPS BAGIAN 1 + KUNCI JAWABAN <<<





>>> TAMPILAN PAKET SOAL TPS BAGIAN 2 + KUNCI JAWABAN <<<



Semoga bermanfaat .....
by ART Created

Referensi Paket Soal TPS bersumber dari https://kampusimpian.com/ 

GUGUS FUNGSI SENYAWA KARBON TURUNAN ALKANA

Dalam kimia organikgugus fungsi adalah substituen atau bagian spesifik dalam molekul yang bertanggung jawab terhadap karakteristik reaksi kimia dari molekul-molekul tersebut. Gugus fungsi yang sama akan mengalami reaksi kimia yang sama atau serupa tanpa menghiraukan ukuran molekulnya. Gugus fungsi adalah kelompok dari satu atau lebih atom-atom dari sifat-sifat kimia yang khas, tidak peduli apa yang melekat pada mereka. Atom-atom gugus fungsi tersebut saling terkait satu sama lain dan dengan molekul lainnya melalui ikatan kovalen. Untuk satuan berulang polimer, gugus fungsi melekat pada inti atom karbon nonpolar mereka dan dengan demikian menambah karakter kimia pada rantai karbon. 
(Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Gugus_fungsi).


Sumber: Ari Harnanto dan Ruminten, 2009. Buku Kimia 3 untuk SMA/MA Kelas XII. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Kerjakanlah soal latihan berikut untuk mengetahui tingkat pemahaman Ananda tentang gugus fungsi senyawa karbon turunan alkana melalui link berikut!

SOAL LATIHAN MATERI GUGUS FUNGSI